Cegah Kerugian, Dinas Perdagangan OKI Tera Ulang Timbangan Pedagang Pasar

  • Whatsapp
Tim Tera Alat Ukur OKI Cek Timbangan di Pasar Kayuagung, Selasa, 11/08/2020

Ogan Komering Ilir, INFOSUMSEL.com — Dinas Perdagangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus berupaya untuk meminimalisasi terjadinya kecurangan pada timbangan. Khususnya pada pedagang pasar. Oleh sebab itu, pihak Dinas Perdagangan Kabupaten OKI terus gencar melakukan pengecekan ulang timbangan yang digunakan para pedagang di pasar-pasar yang ada di wilayah OKI.

Pengecekan ini rutin dilakukan beberapa kali dalam setahun sesuai dengan Undang-undang (UU) Nomor 8 Tahun 2009 tentang Perlindungan Konsumen dan UU Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal.

Read More

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten OKI, Sudiyanto Djakfar melalui Kasi Pengawasan Tera & Tera Ulang, Jaka Wisnu, SH menuturkan, pengecekan ulang ini bertujuan untuk meminimalisir kecurangan. Hal ini dilakukan supaya konsumen yang melakukan transaksi merasa aman dan transaksinya terjaga. Selain itu, juga menghindari kelebihan penimbangan oleh pedagang.

Cek Kuantitas Barang Dalam Keadaan Terbungkus Salah Satu Minimarket di Kayuagung, Selasa, 11/08/2020

Sekaligus menumbuhkan kepercayaan konsumen terhadap pedagang. “Kami juga ingin memberikan kesadaran para pedagang bahwa alat ukur yang mereka gunakan wajib dilakukan peneraan,” terangnya di Pasar Kayuagung di sel-sela kegiatan berlangsung, Selasa (11/8/2020). 

Namun demikian, sampai saat ini diakui Jaka, kesadaran pedagang pasar untuk menera timbangannya masih kurang. Oleh karena itu, pihaknya mengambil kebijakan untuk layanan tera tidak dikenakan biaya.

“Karena kendala di lapangan bagi pedagang pasar mengeluhkan biaya yang mahal. Mereka merasa keberatan,” ujarnya. 

Dengan demikian, pihaknya berharap, para pedagang pasar ini lebih antusias dan semangat lagi untuk menera ulang timbangannya.

“Biasanya mereka juga ada yang beralasan tidak ada timbangan cadangan. Kami juga menyediakan timbangan pengganti untuk mereka yang timbangannya di-servis,” imbuhnya.  

Sementara, para pelaku usaha berskala besar seperti gerai minimarket, diakuinya sudah tertib melakukan dalam penimbangan barang. “Bahkan di peraltan yang mereka gunakan sudah standar,” jelasnya.  

Jaka Wisnu menjelaskan, pihaknya juga melayani kegiatan tera ulang timbangan di kantor. Biasanya disebut dengan sidang kantor, yaitu pemilik timbangan datang ke kantor, khususnya mereka yang membawa timbang-timbangan kecil yang bisa dibawa.

“Biasanya dengan kapasitas maksimal 1 ton, timbangan elektronik, hingga timbangan neraca,” tuturnya. 

Selain itu, pihaknya juga berupaya menjemput bola di pasar-pasar dan kecamatan. Bahkan saat ini sedang digalakkan tera ulang rutin ke pasar-pasar tradisional di Kabupaten OKI. (Dja)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *