Atasi Banjir, PT Waskita Karya Bendung Sungai Buntu

Home / Artikel / Atasi Banjir, PT Waskita Karya Bendung Sungai Buntu

shadow

Atasi Banjir, PT Waskita Karya Bendung Sungai Buntu

Ogan Komering Ilir, PERAHUKAJANG.com – Hingga berita ini ditulis, banjir masih menggenangi perumahan warga Kelurahan Sukadana dan Desa Celikah, Kecamatan Kota Kayuagung. Upaya terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (Pemkab. OKI). Hasil rapat yang dilaksanakan di ruang Sekretaris Daerah Pemkab. OKI dihadiri oleh Kontraktor Jalan Toll Kapalbetung PT Waskita Karya (Persero) tbk, PT Prima Indojaya Mandiri, dan juga warga yang terkena dampak banjir akibat penimbunan jalan toll, senin 27/11/2017 lalu, menyepakati bahwa PT Waskita Karya akan menutup sementara aliran air yang masuk Sungai Buntu dari Sungai Komering.

Berita terkait baca Ratusan Rumah Warga Sukadana Masih Kebanjiran

Hari ini Ahad, 02/12/2017 PT Waskita Karya mulai merealisasikan penutupan aliran air yang masuk Sungai Buntu dari Sungai Komering. Pengerjaan ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar 10 hari kerja.

“Pekerjaan ini diperkirakan akan berlangsung sekitar 10 hari kerja, atau 2 (dua) minggu lah,” ungkap pelaksana PT Waskita Karya yang tidak bersedia disebut namanya saat ditanya salah satu warga yang rumahnya terkena banjir.

Tampak metode pengerjaannya dengan membuat tiang-tiang penyangga yang ditancapkan di dasar sungai dan diperkuat dengan penahan dari besi berdiamenter sekitar 20 cm. Lalu ditahan dengan tumpukan kantong-kantong pasir.


img-1512199215.jpg


Upaya lain yang dilakukan adalah dengan membuat box culvert di jalan toll tersebut, “kita sudah usulkan dan disetujui bahwa akan ada sekitar 31 unit box culvert di sekitar Jalan Toll Celikah. Awalnya hanya setiap 500 meter dibuat box culvert, sekarang dibuat per 250 meter,” tambahnya lagi dari pelaksana PT Waskita Karya.

Camat Kota Kayuagung, Dedi Kurniawan, S.STP juga meninjau pengerjaan penutupan sementara aliran yang masuk Sungai Buntu ini.

Perlu diketahui juga bahwa banjir kali ini lebih tinggi dibanding banding sebelumnya sejak 2 tahun lalu atau tepatnya sejak penimbunan Jalan Toll mulai dibangun. Banjir ini menggenangi sekitar 300 rumah penduduk di area sekitar Jalan Toll KabpalBetung yakni Kelurahan Sukadan dan Desa Celikah Kecamatan Kota Kayuagung Kabupaten OKI. (AFU)

Artikel Terkait

Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar